Jakarta, 20 Desember 2025 — Jakarta menjadi saksi penganugerahan kepemimpinan daerah dalam ajang 12.0 Award Trends Summit 2025 yang digelar pada 20 Desember 2025 di Hotel Grand Mercure Kemayoran. Dalam forum yang diinisiasi oleh Award Magazine tersebut, Aletinus Yigibalom, S.Pd, Bupati Kabupaten Lanny Jaya, dinobatkan sebagai Bupati Visioner Terbaik 2025–2026. Penghargaan diserahkan langsung oleh GP Rajasa Pranadewa sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan arah kebijakan yang dinilai progresif.
Ajang tahunan ini mempertemukan pemimpin daerah, pelaku industri, serta pemangku kepentingan lintas sektor untuk membaca arah kebijakan publik dan dinamika pembangunan. Tema besar yang diangkat menekankan kepemimpinan berbasis data, kolaborasi multipihak, dan adaptasi terhadap perubahan ekonomi. Dalam konteks tersebut, Lanny Jaya dipandang berhasil menunjukkan konsistensi dalam perencanaan dan eksekusi program yang menjawab tantangan wilayah pegunungan Papua.
Sebagai kepala daerah berlatar belakang pendidikan, Aletinus Yigibalom dikenal menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan. Kebijakan yang ditempuh menitikberatkan pada akses layanan dasar, peningkatan kapasitas aparatur, serta tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel. Pendekatan ini dinilai relevan dengan kebutuhan daerah yang menuntut keberlanjutan jangka panjang, bukan sekadar capaian sesaat.
Di bidang ekonomi lokal, kepemimpinan Aletinus mendorong penguatan ekosistem usaha berbasis potensi daerah, termasuk pertanian dataran tinggi dan kewirausahaan komunitas. Program pendampingan usaha mikro diarahkan agar lebih inklusif, memberi ruang bagi perempuan untuk berperan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan kampung. Langkah tersebut sejalan dengan tren nasional yang menempatkan kewirausahaan perempuan sebagai pilar pertumbuhan ekonomi daerah.
Penilaian Award Magazine terhadap kategori Bupati Visioner menitikberatkan pada kejelasan visi, dampak kebijakan, serta kemampuan membangun kolaborasi. Lanny Jaya dinilai menunjukkan kemajuan dalam sinkronisasi program daerah dengan agenda pembangunan yang lebih luas, sekaligus menjaga sensitivitas terhadap konteks sosial budaya setempat. Pendekatan berbasis data dan partisipasi publik menjadi indikator penting dalam penilaian tersebut.
Penghargaan ini tidak hanya menjadi pengakuan personal, tetapi juga refleksi atas kerja kolektif pemerintah daerah dan masyarakat. Di tengah tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur, capaian Lanny Jaya menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner dapat menghadirkan perubahan nyata. Ke depan, apresiasi ini diharapkan memperkuat komitmen keberlanjutan kebijakan dan mendorong praktik baik yang dapat direplikasi di daerah lain.










